Friday, May 2, 2008

Evil side of Me

Yuz, ngeblog lagi.
Jadi malu, nih. banyak temen2 yg baca blog ancur ini. Yah, gapapa. This blog reveals the other side of mine yang selama ini gak banyak orang tau. Mungkin beberapa orang kaget, ya, setelah baca blog ini. Dari segi konten n bahasa, emang blog ini beda banget sama aku yang dikenal orang. hehehe....
ya, gak, Me? Meme tau tuh.
Sesuatu yang buruk, suatu saat pasti ketauan juga, walopun gak berusaha ditutup2in ^_^

Syukron kalo ada yang mau kritik. Makin pedas, makin senang saia ^_^

Ning saiki meh diisi opo yo blog iki? vakum sampe aku baca sesuatu aja yoh???
Aku males e, nek blog ini diisi curhatanku yang lebih gak mutu. pesimistis. aku ae bosen, apalagi yang baca.

Kalo bacaan yg pernah aku baca dulu si seabrek-abrek, ning banyak yg udah lupa. cuz emang fiksi tuh mostly dibuat n dibaca just for fun. Jarang bgt yg nilai-nilainya bagus.
Ada tuh anim jepang yg pernah aku tonton, judul versi inggrisnya Spirited Away. Dapet nominasi oscar. Garapane bagus, si. I just like the part where chihiro must work hard to survive in the wierd town.
Story about hardwork, itu yg pengen aku ekstrak dari fiksi that I've experienced. cuz in that hardwork part, I'm lack off.

Thursday, April 3, 2008

Pasca DP

Aku bilang aku mau ikut DP buat nge-up grade diri aku, kan? Hell yeah, belum kerasa. Btw, 'hell yeah' tuw kasar gak ya? Na, na, na, whatever, yang jelas setelah sedetik aku pikirkan, menurutku itu kata-kata gak berguna ya, cuma untuk rutukan semata. Well, gak akan aku pake lagi. Ni si, abis baca buku macem-macem, abis nonton pilem macem-macem. jadinya smua kata-kata yang gak perlu mbanjir di sel abu-abu di dalem sini (nunjuk kepala). That's why gak bole banyak-banyak hal-hal gak penting itu, ya. Biarpun ada manfaat, tapi banyak juga mudhorotnya. Malahan, kalo gak bisa kritis, bisa jadi cuma sia-sia dan buang-buang waktu. Sooo riskful!

DP, Diklat Pemantapan. Itu tepatnya yang baru aku ikutin. Sekarang aku senior, loh. Senior! S.22, Senior Serpentes yang ke-22! Minggu depan aja udah ada job yang menanti. Gileee... aku? Agak gak percaya yoh. Still, biarpun udah bertajuk senior, aku ngrasa belum pantas memakai titel itu. Ilmu belum cukup, masih banyak yang belum tau. But, yes, itu tantangan, kan? Tunggu deh, bentar lagi. Aku coba kebut.... Selama ini aku gak pernah berusaha terlalu keras, si. Bener-bener belum pernah dituntut untuk nglakuin sesuatu sampai batas kekuatan. DP kemaren emang berat, tiap hari tracking bawa cariel. Toh, tetep aja I can afford it.

Nah, habis DP, aku mow coba naroh sebanyak-banyaknya beban buat aku sendiri. Gila, emang. Nggak aku banget, surely. But ya... aku gak akan berkembang klo tetep di zona nyaman, toh???

Nah, seenggaknya aku pengen sedikit berjuang lah. Minimal kayakLintang, yang demi sekolah (Sekolah Dasar, loh, SD!) rela menempuh delapan puluh kilo sehari, dan bukan pake heli, tapi SEPEDA ONTHEL... saya ulangi, s-e-p-e-d-a, SETIAP HARI. Dan, dia gak pernah sekalipun bolos. Padahal, sampe rumah langsung kerja sambilan buat bantu ortu. Dan, nilainya gak pernah jauh-jauh dari PERFECT MARK. Can I?

Kata seseorang, Tuhan tidak pernah buat batasan atas kemampuan manusia, tetap manusia itu sendiri-lah yang membatasi kemampuannya. Nah, sedikit banyak aku setuju, tapi dengan mencoba untuk gak naif juga, gak terbantahkan lah kalo kemampuan manusia pasti ada batasnya. Cuma sebenarnya kan kita gak pernah tau sampai di mana batasnya. So why bother, kenapa gak kita cari tahu? gimana??? It's a challenge, daiyo?! Banyak kan di dunia ini orang-orang Incredible yang melakukan hal-hal hebat, di luar yang pernah dibayangkan sebelumnya.

One that really amazing is Hellen Keller. Buta, tuli, bisu. But, lulus cum laude!
Pernah liat olimpiade orang cacat? Lo musti liat videonya. That inspires so much!

Friday, March 14, 2008

System busy, please wait......

Haloowww....
I'm Back! I'm back!

Gini nih klo udah sibuk mikirin penelitian, laporan praktikum, mana deket-deket ini mow ada DP lagi. Eh, aku jadi ikut DP, loh. Gak peduli deh ma rasa ragu-raguQ yang penting seruuuu...
Yah, niatnya gak bangeth, ya... gak syar'i banget, ya. Gimana mow masuk surga, coba? Klo besok mati bakalan gimana, ya???

Karena ga sempet, yah... ga penah ngomik lagee. Kalopun baca, yo cuma buat fun ajah. Tapi, mak cling aku bru inget, blum lama ni kan aku baca Laskar Pelangi. Subhanalloh, aku.. yang gak pernah doyan buku dg gaya cerita deskriptif, sukses mbabat tu buku dalam 5 jam. 5 jam!

Lintang, such cool spirit ..... reminds me to Uzumaki Naruto. Such spirit, apa iya, ada orang yang beneran segitu gigihnya di dunia ini? Kalo ada, aku musti ketemu, ngobrol, biar ketularan deh ^_^

next time, klo ada waktu, klo Alloh mengizinkan, kita bahas deh. Ni q ada agenda lain je...

Sunday, March 2, 2008

sky above the sky

Nah, di atas langit masih ada langit. Aku emang brusaha buat gak berpikir bahwa aku tu superior, punya kemampuan lebih dari orang lain. Masalahe, deeply beneath my heart, secara gak sadar aku ngrasa gitu. yah, itu kenapa pujian gak bole terlalu banyak n mengapa juga setiap kita dipuji kita musti inget, the praises must only belong to 4JJI.
I'm human anyway. Aku menilai diriku n menilai pula orang lain. Selalu ngebandingin aku n orang lain. Sebenere buat nyari kelemhan2q utk kemudian memperbaikinya. tapi yo... .. gitu deh.
Klo mw jujur n objektif, yang keterima jadi asisten tu IP-ny bagus2, tapi yow IPq juga bagus n termasuk di atas rata-rata lah (klo mow narsis: sisipin kata 'banget' setelah kata 'rata-rata'). makane, then I start thinking that IP gak nentuin tuh. pasti ada something yang bikin mereka dipilih, bukane aku. But what is that something? mosok aku mow nanya sama selector-nya. Ya gak, lah.Tapi sekarang sedikit banyak aku ngerti koq kenapah aku gak keterima. So then, I'll never stop trying. Nguji mental gitu loh. mungkin aku musti ditolak n gagal berkali-kali dulu baru sukses, ya. (ini kebiasaan baru, cuz aku tuh tipe orang yg biasanya jalane lancar)
Yahh... mungkin juga jadi asisten bukan hal yang baik buat aku. 4JJI tuw selalu punya banyak jalan untuk melindungi dan memperingatkan hambaNya.

Be ease, selalu ada langit di atas langit. kalo mo jadi langit yang lebih tinggi, yow musti brusaha lagi, lagi, n lagi ^_^

Thursday, February 21, 2008

Rise after Fall

Gue ditolak lagi jadi asisten praktikum, maaan! The third time I applied, the third time I'm rejected. Masya Alloh, sedih juga. Gak bakal mati, sih. But honestly it's bad. Zannen... Munen....
Yak, yak. Seperti aku bilang sebelumnya, it's not a blog of a looser. I was a looser, maybe. But now I'm not. At least, I'm trying to get out of that. Just like Naruto, isn't it? Dia berusaha sekeras mungkin biar orang memperhatikan siapa dia sebenarnya, gimana kekuatan dia sebenarnya. Mungkin selama ini aku belum bisa mengaktualisasikan diri aku ke orang lain. So, mereka cuma mandang aku orang yang gak bisa apa-apa n gak bisa diandelin. I am underestimated, yeah.
Selama ini emang kaya' ada dinding yang mengurung aku. Jadi aku males mo gerak, terutama untuk menginisiasi sesuatu. I must work on that, soon. Step out of that wall. Nggak, bukane mo show off di depan orang-orang. It's just bad not to be able to do the best.
Or just like Sano Izumi, I don't wanna run away anymore from problems. Better face 'em all, finish 'em and bring a success. Kalopun ternyata kita emang gak bisa mengatasi masalah itu, setidaknya aku udah berusaha the best thing.
Setiap kali aku jatuh...
Tetep harus bangkit lagi, untuk berlari, kan?
Bukannya dengan itu dulu kita belajar berjalan?

Aku suka konsep self actualization di Prince of Tennis. He....he...
To put yourself in the limit of your ability, to overcome problem that seems impossible, but then you'll reach the higher level of yours. Fuji, Eiji, semuanya deh, mereka gak menyerah meskipun sampai pada batas kemampuan.

Ditolak mungkin menyakitkan. But, still... masih ada hikmah dan ilmu yang selalu bisa kita petik kalo kita termasuk orang-orang yang membaca dan berpikir. Ya, tak?

Tuesday, February 12, 2008

postingan kedua hari ini

dua posting dalam sehari. Rekor brurrr...

mumpung lagi dapet laptop hasil minjem, sama wifi gratisan di kampus. plus, belakanga ini lagi banyak dilema dalam hidupq. mulai dilema pulang-tidak, dilema ambil-tidak (bingung ambil mata kuliah, pengennya semua diambil), sampai dilema ikut-tidak.
belom lagi masalah macem-macem, ckckckckc

tenaaang, gak akan q ceritain di sini. aku bilang, kan, ni blog bukan buat tulisan yg isinya desperate mulu. blog ini buat mengekstrak nilai-nilai yg perlu aku pelajarin dari dunia fiksi n somethings-nya itu (sekaligus ngingeti diri sndiri lah)

in this blog, problem must then become solved

yuhuuuu, itu aja

utk memeh yg baik hati membaca blogq, san kyu, jazakillah khoiron katsir

Monday, February 11, 2008

to be stronger

Q gak pernah nyangka, loh. bakal kena demam manga lagi. Seperti biasanya, semua berawal dari coba-coba dan keinginan untuk memuaskan rasa penasaran. Ih, kenapa si orang-orang pada suka Naruto? pa yg bikin manga yg satu ini menarik c?
Heheh, nyatanya, begitu baca chapter2 awal, langsung deh ketagihan...
Ya gimana, ya... karakternya unik gituh. Someone who really want to become reognizable. Aku gak kepikran si, kalo ada orang yg segitu pengennya diperhatikan ama orang lain. Yay, aku emang cenderung individual, hampir hampir gak peduli sama dunia di sekitar aku. Lebih suka kerja di balik layar, dsb dsb ... But that's possible juga, ya. Mungkin perhatian orang juga penting. Mungkin sebenernya aku kadang ngrasa juga, cuman gak nyadar.
N aku tertarik banget ama ambisi Naruto (n everyone in Leaf) to become Hokage. Hokage emang posisi teringgi di desa itu. I can understand. For certain people perhaps to be trusted and respected as the first person is really something worthy, though I can't find the joy of that. I thought that the first man should be one with the hardest part to do, one with the greatest responsibility. As if the stronger the power, the bigger the responsibility upon it.
Kishimoto jelas-jelas nempatin hokage itu sbg seseorang yg dengan kekuatannya yg besar, punya tanggung jawab besar juga atas keselamatan desanya. Surely, Hokage harus mau berkorban utk desanya. Hokage pertama, mati waktu nglawan Uchiha Madara. Hokage ketiga mati waktu lawan Orochimaru. Hokage Keempat ngorbanin diri utk nyegel Kuubi di tubuh Naruto. It's not an easy job, ruling the village.
But why? kenapa si orang repot2, susah2, utk ngedapetin sesuatu yg justru malah bakal nempatin dirinya di posisi yg gak enak?
soalnya q gi punya masalah itu. Q pengen jadi DS (Dewan Senior) di organisasiQ. Jadi DS gak gampang, musti tes ini-itu, belajar ini-itu, kadang musti ngeforsir diri sndiri, gak enak lah pokoknya. Padahal, entarnya kalo udah jadi Ds, kerjaan malah lebih banyak dibandingin AM (Anggota Muda). DS tu berTJ ama kelangsungan hdp organisasi, punya pengaruh besar n nentuin kemana organisasi akan bergerak. It's really a though job, with greater resp. But why?

Pride? Kalo alasan itu, gak aku banget. Kebanggaan memang ada, tapi bangga atas apa?
Puas? puas atas apa?

Kalo hanya itu alesane si gak cukup utk motivasi aku jd DS. Puas, mungkin iya. Setelah kerja keras, kalo dapet apa yg diusahakan jelas seneng banget lah. Mmmm, bangga, mungkin juga, sedikit......, karna gak gampang jadi DS.

Kalo Naruto, dy pengen banget jadi kuat dg motivasi ingin melindungi someone precious for him. Kayaknya lbih jauh lagi dy pengen nglindungin Konoha, makanya dy pengen jadi Hokage. yah, buat aku, alesan ini bisa diterima, si. To be stronger for other people, bukan utk dirinya sendiri.
Salut sama org kyk gitu, orgyang membuat dirinya bermanfaat utk lingkungannya. I wanna be a person like that.

That's why, it has been decided, my reason to become DS. Aku pengen lebih berguna. Dg jadi DS, aku jd lebih terpacu utk mengkaji herpetologi (selama jd AM q cenderung ignorant, padahal niat jahatQ pengen jd AM dengan pengetahuan melebihi DS. heheh, niat jahat yg tdk terlaksana gak dicatat dosa kn? kqkqkqkq ^_^)

I wanna be stronger in science thus I can use that knowledge for others...
gimana? motivasi yg mulia, bukan?
Let's see if this reason would drive me to be DS